hmmm…. lezat dan bergizi

JENIS YOGHURT

Yoghurt yang dijual di pasaran banyak macamnya. Yang berwarna putih dan rasanya murni asam disebut yoghurt polos atau yoghurt dasar (plain yoghurt). Yoghurt jenis ini paling pas dicampurkan ke dalam masakan dan kue karena cita rasanya netral. Sering digunakan untuk menggantikan krim atau krim asam. Jika ingin mendapatkan khasiatnya, sebaiknya pilih yoghurt jenis ini, tapi harus dikonsumsi segar agar bakteri baik-nya masih hidup.

Guna mengurangi rasa asam pada yoghurt polos, sebelum disantap yoghurt bisa dibubuhi madu atau sirup. Bisa juga diblender bersama buah yang rasanya manis, seperti mangga arumanis atau anggur. Jika sulit mendapatkan bakteri biang yang murni, dalam keadaan terpaksa yoghurt polos pun bisa dijadikan biang untuk membuat yoghurt sendiri di rumah. Selain yoghurt polos, tersedia pula yoghurt aneka rasa yang sudah siap santap. Yoghurt jenis ini telah dibubuhi pemanis, esens, dan bahan penstabil. Kadang juga ditambahi bahan pengental agar teksturnya lebih padat. Contoh yoghurt siap santap antara lain yoghurt buah (fruit yoghurt), yoghurt minuman, es yoghurt.

Tekstur yoghurt siap santap tidak lagi bergumpal-gumpal seperti yoghurt polos. Yoghurt siap santap umumnya lebih encer dan lebih homogen. Sekalipun demikian, ada juga yoghurt siap santap yang tidak terlalu encer, tapi bisa disendoki (creamy). Produk yoghurt siap santap ini lazim disebut minuman lakto.  Agar tahan lama tanpa perlu disimpan dalam lemari es, ada produk yoghurt yang dipasteurisasi. Akibatnya, bakteri baik yang ada di dalamnya justru mati. Yoghurt pasteurisasi tidak lagi memberi sumbangan bakteri baik bagi tubuh, kecuali hanya sebagai minuman semata-mata. Jika ingin mendapatkan manfaat khasiat yoghurt sebaiknya hindari membeli yoghurt pasteurisasi (pasteurized yoghurt).

Selain susu segar, yoghurt bisa dibuat dari susu bubuk. Keuntungannya, kandungan lemak yoghurt jadi lebih mudah direkayasa. Jika ingin yoghurt yang tidak mengandung lemak, cari yoghurt dari susu nirlemak/skim (nonfat milk). Jika tak punya masalah dengan lemak, bisa dipilih yoghurt dari susu berlemak (whole milk). Jika mau yang sedang-sedang saja, ambil yoghurt dari susu rendah lemak (low-fat milk).

Selain itu, beberapa jenis yoghurt yaitu :

1. Dahi yoghurt : berasal dari India

2.   Bulgarian yoghurt : menggunakan kultur strain dari Bulgaria, yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus

3.   Greek yoghurt : dibuat dari susu yang telah dicampur dengan krim sehingga kandungan lemaknya menjadi 10%. Bentuk lainnya bisa dalam bentuk standar (5%), rendah lemak atau low fat (2 %), dan tanpa lemak atau non fat (0 %). Biasanya disajikan bersama dengan madu, walnut, atau buah yang disediakan sebagai pencuci mulut

4.   Lassi yoghurt : minuman dengan bahan dasar yoghurt. Berasal dari India dengan dua jenis rasa, yaitu rasa asin dan manis

5.   Kefir : minuman susu fermentasi. Kini biasanya dinamakan yoghurt siap minum atau yoghurt smoothie

6.         Home-made yoghurt : dapat dibuat di rumah dengan menggunakan sejumlah kecil kultur yoghurt aktif sebagai kultur awal.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: